Gue cuma bisa terpaku saat tau kalo pangeran hati gue udah memilih ratu hati yang lain .
bukan gue .
gue cuma diam membisu dan berharap bahwa semuanya palsu .
tapi gue salah .
seberapa banyak gue pejemin mata lalu ngebukanya? semua ini tetap terjadi .
detik itu juga gue sadar kalo harapan gue sia-sia .
padahal gue udah terlanjur ngebanggain lo di depan Tuhan .
bercerita kepada kepada semua hawa betapa sempurnanya lo .
memimpikan gambaran indah kita di masa depan .
setelah sekian lama menutup hati, gue baru bisa ngerasain 'sesuatu' itu lagi .
sama orang yang gue kira berhak buat menduduki hati gue .
dulu gue emang biasa aja, ga respect sama elo .
tapi setelah elo menoreh harapan di hati gue .
menuliskan janji-janji manis yang meluluhkan hati .
dan saatnya gue udah kejebak cinta gila, semuanya hilang .
gue makin gak punya motivasi buat hidup .
doa-doa gue yang terucap tanpa sengaja makin menyeramkan .
otak gue yang uda gila malah tambah gila dan berpikir kelewatan .
terlalu nekat . bahkan terlalu berani .
karena buat apa gue hidup tanpa punya arah?
tanpa tujuan .
tanpa semangat .
dan tanpa orang yang gue sayangin .
I Grieve
1 bulan yang lalu




0 komentar:
Posting Komentar